“Target kami jelas, Garda FC harus menjadi juara. Karena itu, Laskar Bhayangkara wajib diisi oleh pemain-pemain yang memiliki mental juara,” tegas Abdee.
Ia menambahkan, proses seleksi dan scouting pemain yang dilakukan tim pelatih berjalan ketat dan sangat selektif. Penilaian tidak hanya berdasarkan kualitas teknis, tetapi juga mentalitas bertanding.
“Proses seleksi sudah kami rampungkan, sementara scouting masih dilakukan secara tertutup. Kami tidak merekrut pemain yang bermental ‘tempe’. Yang kami butuhkan adalah pemain bermental ‘besi’, siap bertarung dan memiliki semangat juara,” tandasnya.
Garda FC sendiri merupakan klub sepak bola yang terdaftar sebagai anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah. Klub ini dikelola secara unik oleh gabungan anggota Polri dan jurnalis di Kota Palu, dengan misi membangun sepak bola daerah yang kompetitif dan berkarakter. (*)