Truestorysport – Argentina untuk sementara memastikan diri sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Austria dengan skor 2-0 di Dallas Stadium, Selasa (23/6/2026) WIB. Kemenangan tersebut tidak hanya mengantarkan Albiceleste ke fase gugur, tetapi juga membuka sejumlah kemungkinan lawan yang akan dihadapi pada babak 32 besar.
Berdasarkan bagan resmi fase knockout Piala Dunia 2026, juara Grup J akan berhadapan dengan runner-up Grup H. Dengan status pemuncak klasemen yang kini berada di tangan Argentina, perhatian pun tertuju pada persaingan sengit di Grup H.
Saat ini Spanyol berada di posisi teratas Grup H dan masih berpeluang besar finis sebagai juara grup. Jika La Roja mampu mempertahankan posisi tersebut, maka mereka akan terhindar dari Argentina pada babak 32 besar.
Sebaliknya, Argentina berpotensi menghadapi tim yang finis sebagai runner-up Grup H. Sejumlah kandidat masih memiliki peluang menempati posisi tersebut, termasuk Uruguay yang akan menjalani laga penentuan melawan Spanyol pada pertandingan terakhir fase grup.
Apabila Uruguay gagal menggeser Spanyol dari puncak klasemen, maka wakil Amerika Selatan itu bisa menjadi lawan Lionel Messi dan kawan-kawan pada fase knockout. Selain Uruguay, tim lain yang masih berpeluang merebut posisi runner-up juga berpotensi menjadi penghalang Argentina menuju babak berikutnya.
Kepastian lawan Argentina baru akan diketahui setelah seluruh pertandingan Grup H rampung. Namun satu hal yang pasti, status juara Grup J memberi keuntungan tersendiri bagi pasukan Lionel Scaloni karena terhindar dari pertemuan dini dengan Spanyol yang menjadi salah satu favorit juara.
Argentina merebut posisi puncak grup berkat kemenangan meyakinkan atas Austria. Lionel Messi menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol, masing-masing pada menit ke-38 dan 90+5.
Dua gol tersebut semakin mengukuhkan status Messi sebagai legenda hidup sepak bola dunia. Gol pertamanya membuat pemain berusia 38 tahun itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra. Sementara gol kedua mengantarkannya melewati rekor legenda Brasil Marta sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen Piala Dunia, baik putra maupun putri.
Dengan performa yang terus menanjak dan sang kapten yang masih tampil menentukan, Argentina kini menatap fase gugur dengan penuh optimisme. Siapa pun lawan yang muncul dari Grup H, Albiceleste tetap menjadi salah satu tim yang paling diunggulkan untuk melangkah jauh dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.