Truestorysport Meksiko, Javier Aguirre, menghadapi keputusan penting menjelang terakhir Piala Dunia 2026 melawan Ceko. Di satu sisi, El berpeluang mencetak sejarah dengan menyapu bersih tiga kemenangan fase grup. Di sisi lain, ada peluang memberikan penghormatan spesial kepada kiper veteran Guillermo Ochoa yang tengah menjalani Piala Dunia keenam dalam kariernya.

Nama Ochoa menjadi topik hangat dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan. Banyak pihak berharap sang penjaga gawang berusia 40 tahun mendapat kesempatan tampil sebagai starter untuk menandai pencapaian bersejarah tersebut.

Penyerang Meksiko, Alexis Vega, bahkan secara terbuka mengungkapkan dukungannya.

“Siapa yang tidak ingin melihat Memo Ochoa bermain? Dia adalah legenda. Tetapi keputusan itu ada di tangan El Vasco (Aguirre),” ujar Vega dikutip dari USA today.

Meksiko Mengincar Rekor Sempurna

Terlepas dari isu Ochoa, fokus utama Meksiko tetap mengamankan kemenangan atas Ceko. Jika berhasil meraih tiga poin, Meksiko akan menutup fase grup dengan sembilan poin sempurna untuk pertama kalinya dalam 18 penampilan mereka di Piala Dunia.

Situasi tersebut membuat Aguirre harus menimbang dengan cermat apakah akan melakukan rotasi pemain atau tetap mempertahankan kerangka tim yang telah mengantarkan enam poin dari dua laga pertama.

Dalam konferensi pers di Azteca, Aguirre mengonfirmasi bahwa muda Brian Gutierrez kemungkinan akan diistirahatkan. Langkah itu dilakukan untuk menghindari risiko akumulasi kartu kuning yang dapat membuatnya pada babak 32 besar.

Sementara itu, bek tengah Cesar Montes dipastikan kembali bermain setelah menjalani hukuman akibat kartu merah yang diterimanya saat laga pembuka melawan Afrika Selatan.

Namun ketika ditanya soal susunan pemain lainnya, Aguirre memilih merahasiakannya.

“Kalian akan mengetahuinya besok. Bahkan para pemain pun belum mengetahuinya,” kata Aguirre.

Kesempatan Menorehkan Sejarah

Meski telah memastikan tiket ke fase gugur, para pemain Meksiko tetap menganggap duel melawan Ceko sebagai pertandingan yang sangat penting.

Vega menegaskan timnya sadar akan peluang besar yang ada di depan mata.

“Jika kami menang, kami bisa menciptakan sejarah. Sudah lama kami tidak mampu memenangkan ketiga pertandingan fase grup. Kami harus tetap fokus dan menerapkan semua yang telah kami latih,” ujarnya.

Menurut Vega, tidak ada pertandingan mudah di Piala Dunia. Karena itu, Meksiko harus menjaga konsentrasi penuh sepanjang laga.

Pertahanan Jadi Senjata Utama El Tri

Meski mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, performa Meksiko belum sepenuhnya meyakinkan. Permainan mereka masih menuai kritik, baik karena pendekatan konservatif Aguirre maupun ekspektasi tinggi publik tuan rumah.

Namun satu hal yang patut diapresiasi adalah kokohnya lini pertahanan El Tri.

Meksiko menjadi salah satu dari hanya empat tim yang belum kebobolan di Piala Dunia 2026. Bahkan dalam 10 pertandingan internasional sepanjang tahun ini, mereka hanya kemasukan dua gol.

Gelandang Orbelin Pineda menilai catatan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Ini bukan hanya soal pemain belakang. Semua pemain bekerja untuk bertahan. Dalam turnamen seperti Piala Dunia, Anda tidak boleh memberikan peluang kepada ,” kata Pineda.

Ia mengakui permainan Meksiko belum mencapai level terbaik, tetapi yang terpenting saat ini adalah meraih kemenangan.

“Terkadang Anda bermain bagus tetapi tetap kalah. Saat ini yang penting adalah memenangkan pertandingan dan terus melangkah maju.”

Filosofi Aguirre: Menang Adalah Prioritas

Sejak kembali menangani Meksiko pada 2024, Aguirre menegaskan bahwa setiap pemain yang masuk skuad dipilih berdasarkan kemampuan, bukan karena nama besar atau popularitas.

Pelatih berpengalaman itu juga menekankan bahwa dirinya tidak mencari pujian dari maupun .

“Saya hanya seorang pelatih sepak bola. Saya tidak berusaha mendapatkan kekaguman dari siapa pun. Penghargaan terbesar bagi saya adalah ketika para pemain kembali ke ruang ganti dengan rasa puas atas apa yang mereka lakukan di lapangan,” ujar Aguirre.

Kini, keputusan besar ada di tangannya. Apakah ia akan memberikan panggung spesial kepada legenda hidup Guillermo Ochoa, atau tetap menurunkan skuad terbaik demi memastikan Meksiko mencatat sejarah dengan sapu bersih tiga kemenangan di fase grup Piala Dunia 2026.