, Pelatih , , mengakui kekalahan telak 1-4 dari Persiku Kudus di Stadion menjadi tamparan keras bagi timnya.

Hasil tersebut, menurut Andhika, lahir dari kesalahan-kesalahan kecil yang berujung fatal dan belum mampu diatasi secara maksimal.

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Senin (12/1/2026), Andhika menyampaikan permohonan maaf kepada Kota Palu dan Sulawesi Tengah karena belum mampu menghadirkan hasil positif.

“Sebagai pelatih, saya meminta maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik untuk masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah. Kami sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan matang, tetapi kesalahan-kesalahan kecil membuat semuanya buyar,” ujar Andhika.

Ia menilai gol-gol yang bersarang ke gawang berawal dari kelengahan sendiri, khususnya pada sektor pertahanan. Padahal, aspek tersebut telah menjadi evaluasi sejak awal masa .

“Ini sepak bola, kita tidak bisa menebak apa yang terjadi di lapangan. Gol-gol yang tercipta itu kesalahan kita semua. Evaluasi sudah kita lakukan dan terus kita latih,” katanya.

Andhika secara terbuka mengungkapkan masalah klasik yang masih membelit Persipal, terutama dalam mengantisipasi umpan silang dan pergerakan lawan.

“Sejak sebelum saya datang ke sini, yang jelas, defending crossing, itu selalu menjadi masalah pelik kami. Yang kedua adalah antisipasi-antisipasi pergerakan lawan. Semua itu sudah kita evaluasi,” jelasnya.