Truestorysport menunjukkan kelasnya saat menghadapi pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026. Bermain di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (22/6/2026) dini hari WIB, La Roja tampil dominan dan unggul telak 3-0 di babak pertama.

Bintang Lamine Yamal menjadi pesta Spanyol sebelum Mikel Oyarzabal mencetak dua gol beruntun yang membuat Arab Saudi kesulitan keluar dari tekanan.

Kemenangan ini menjadi respons sempurna bagi tim asuhan Luis de la Fuente setelah sebelumnya ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada pertandingan pembuka.

Yamal Cetak di Starter Pertama Piala Dunia

Luis de la Fuente akhirnya memberikan kesempatan kepada Lamine Yamal tampil sebagai starter dan keputusan tersebut langsung terbayar.

Wonderkid berusia 18 tahun itu membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-10. Berawal dari umpan silang akurat Mikel Oyarzabal dari sisi kiri, Yamal berhasil menyelinap di tiang jauh dan menyambar bola ke gawang Arab Saudi.

Gol tersebut menjadi gol pertama Yamal di putaran final Piala Dunia sekaligus mempertegas statusnya sebagai satu pemain muda paling bersinar di turnamen ini.

Sejak awal pertandingan, pemain Barcelona tersebut terus menjadi ancaman bagi lini belakang Arab Saudi lewat kecepatan, kreativitas, dan kemampuan duel satu satu.

Oyarzabal Tampil Gemilang

Tak hanya menjadi kreator gol pertama, Mikel Oyarzabal juga tampil luar biasa dengan mencetak dua gol dalam rentang tiga menit.

Gol keduanya lahir pada menit ke-21 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Arab Saudi. Penyerang itu dengan cerdik menyentuh bola dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulan Spanyol.

Tiga menit berselang, Oyarzabal kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia menyelesaikan bola kiriman Dani Olmo dari jarak dekat untuk membawa Spanyol unggul 3-0.

Dua gol dan satu assist membuat Oyarzabal menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan ini.

Penyerang berusia 28 tahun tersebut kini telah mengoleksi 14 gol dan tujuh assist dalam 13 pertandingan terakhir bersama Timnas Spanyol.

Arab Saudi Tak Berkutik

Arab Saudi yang tampil impresif saat menahan Uruguay 1-1 pada laga pertama gagal mengulangi performa tersebut.

Pasukan Georgios Donis kesulitan keluar dari tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol sejak menit awal. Hingga berakhirnya babak pertama, Arab Saudi hanya mampu melepaskan satu tembakan dan belum mencatatkan satu pun peluang tepat sasaran.

Data statistik menunjukkan mutlak Spanyol dengan penguasaan bola mencapai 72 persen, melepaskan 16 tembakan, serta menciptakan 11 peluang.

Sebaliknya, Arab Saudi lebih banyak bertahan di area sendiri dan nyaris tidak mampu memasuki kotak penalti lawan.