Truestorysport – Bagan babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin jelas setelah sebagian besar pertandingan matchday kedua fase grup rampung hingga Rabu (24/6) siang WIB. Sejumlah tim unggulan telah mengamankan posisi strategis, sementara persaingan memperebutkan tiket tersisa menuju fase gugur masih berlangsung ketat.

Hingga saat ini, tim telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar sekaligus mengunci status juara grup. Mereka adalah Argentina sebagai juara Grup J, Jerman sebagai juara , Amerika Serikat yang memenangi Grup D, serta Meksiko yang memastikan posisi teratas .

Sementara itu, delapan tim lainnya berada di ambang kelolosan setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Mereka adalah Kanada, Swiss, Brasil, Maroko, Belanda, Jepang, Mesir, dan Spanyol.

Mesir dan Spanyol Semakin Dekat ke Fase Gugur

Mesir menjaga peluang besar lolos setelah bangkit mengalahkan Selandia Baru 3-1 di Grup G. Sempat tertinggal melalui gol Finn Surman, The Pharaohs membalikkan keadaan lewat gol Mostafa Ziko, Mohamed Salah, dan Mahmoud Trezeguet.

Di Grup H, Spanyol tampil meyakinkan dengan membungkam Arab Saudi 4-0. Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, sementara Lamine Yamal kembali menjadi sorotan berkat performa impresifnya sepanjang turnamen.

Meski sudah mengoleksi empat poin, baik Mesir maupun Spanyol masih membutuhkan hasil positif pada laga terakhir untuk memastikan tempat di fase knockout.

Argentina Resmi Juara Grup J

Perubahan terbesar dalam simulasi terbaru terjadi setelah Argentina memastikan diri sebagai juara Grup J. Hasil tersebut membuat La Albiceleste menjadi tim keempat yang resmi mengunci posisi puncak grup.

Dengan status juara grup, Argentina kini berada di jalur kanan bagan dan berpotensi menghadapi runner-up Grup H pada babak 32 besar. Saat ini, menjadi kandidat terkuat untuk menempati posisi tersebut.

Namun persaingan di Grup H masih sangat terbuka. Duel antara Spanyol dan Uruguay pada laga terakhir diperkirakan akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup dan siapa yang harus puas menjadi runner-up. Hasil tersebut juga dapat memengaruhi calon lawan Argentina di fase gugur.

Portugal dan Ubah Peta Knockout

Perubahan lain muncul di . Berdasarkan simulasi terbaru, Kolombia kini sementara posisi atas grup usai menang atas DR , sedangkan Portugal turun ke posisi runner-up dengan empat poin.

Situasi ini mengubah potensi pertandingan di babak 32 besar. Kolombia diperkirakan menghadapi Kroasia yang berpeluang lolos melalui jalur peringkat ketiga . Sementara Portugal berpotensi berhadapan dengan Ghana yang diproyeksikan menjadi runner-up Grup L.

Akan tetapi kedua tim masih akan berjumpa di fase terakhir untuk menentukan juara grup.

Duel-Duel Besar Berpotensi Tersaji

Selain perubahan di Grup J dan Grup K, sejumlah laga menarik masih berpeluang terjadi berdasarkan simulasi klasemen terkini.

Jerman yang sudah memastikan status juara Grup E diperkirakan menghadapi Paraguay dari jalur peringkat ketiga terbaik. Amerika Serikat berpotensi bertemu , sementara Belanda dan Maroko berpeluang menciptakan duel sesama tim kuda hitam yang sedang tampil impresif.

Di blok kanan, Brasil dan Jepang berpotensi saling berhadapan dalam laga sarat gengsi antarbenua. Meksiko juga diproyeksikan bertemu Skotlandia yang berusaha lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Dengan satu pertandingan tersisa di fase grup, seluruh proyeksi tersebut masih bisa berubah. Hasil matchday terakhir akan menentukan susunan final bagan 32 besar dan membuka peluang lahirnya sejumlah duel besar lebih cepat dari yang diperkirakan.

Sumber: FIFA

Simulasi Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 (Update 24 Juni)

  • Korea Selatan vs Swiss
  • Jerman vs Paraguay
  • Belanda vs Maroko
  • Brasil vs Jepang
  • Prancis vs Swedia
  • Pantai Gading vs Norwegia
  • Meksiko vs Skotlandia
  • Inggris vs RD Kongo
  • Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
  • Mesir vs Republik Ceko
  • Portugal vs Ghana
  • Spanyol vs Austria
  • Kanada vs Iran
  • Argentina vs Tanjung Verde
  • Kolombia vs Kroasia
  • Australia vs