Palu, Truestorysports – Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) periode -2029 terpilih, Fathur Razaq Anwar, batal mencalonkan diri sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah.

Padahal, sebelumnya ia sempat menyatakan siap maju membawa semangat baru demi menjadikan KONI lebih progresif.

Hingga batas akhir pendaftaran pada 14 2025, Fathur tak kunjung maju melakukan pencalonan.

Dengan demikian, dua kandidat yang dipastikan maju dalam KONI Sulteng adalah M. dan Hj. Arnila M. Ali.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (15/3/2025) malam, Fathur mengungkapkan bahwa keputusannya untuk tidak mendaftar disebabkan oleh faktor persyaratan administratif.

“Saya tidak mendaftar. Jadi, memang itu yang terjadi. Saya juga belum memenuhi syarat,” ujar Fathur.

Pada persyaratannya, bakal calon adalah mereka yang sedang dan atau pernah menjabat KONI Kabupaten/Kota, sedang
menjabat Ketua Umum Pengprov/Asprov/Fungsional Cabang Olahraga serta
pengurus Harian KONI .

Meskipun secara de facto telah ditetapkan sebagai Ketua Pertina Sulteng, secara de jure Fathur masih menunggu proses pengesahan resminya. Hal ini menjadi kendala utama yang menghalanginya untuk melangkah lebih jauh dalam kontestasi calon Ketua KONI Sulteng.

Kendati gagal maju tahun ini, Fathur tetap optimistis dan membuka peluang untuk bertarung di periode berikutnya.

“Untuk cita-cita, kita semua pasti punya. Tapi mungkin bisa di lain waktu,” katanya.

Sebagai tokoh yang aktif di dunia olahraga, Fathur berharap siapa pun yang terpilih sebagai Ketua KONI Sulteng dapat membawa kemajuan bagi olahraga di daerah tersebut.

“Siapa pun ketuanya, kita doakan saja agar KONI ke depan semakin bagus,” pungkasnya. (*)