Palu, Truestorysports– Provinsi Tengah bakal menghadapi tantangan berat terutama jelang Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra POPNAS) Zona V tahun 2026.

Berdasarkan hasil Kerja Nasional (Rakernas) BAPOPSI , Sulteng dipastikan tergabung bersama sejumlah provinsi baru yang semakin memperketat persaingan di Zona V.

Dalam pembagian zona yang ditetapkan Rakernas BAPOPSI 2025 di Jakarta, Sulawesi Tengah berada satu zona dengan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Masuknya tiga provinsi baru hasil pemekaran di Tanah Papua diprediksi akan menambah peta kekuatan baru di Zona V.

Tak hanya itu, persaingan di Zona V juga semakin berat dengan ditetapkannya Jawa Timur sebagai tuan rumah 2026. Provinsi yang dikenal sebagai salah satu lumbung pelajar nasional itu dipastikan tampil maksimal di hadapan publik sendiri.

Empat cabang olahraga akan dipertandingkan pada Pra POPNAS 2026, yakni basket putra-, bola voli putra-putri, sepak putra, serta sepak bola putra.

Cabang-cabang tersebut menjadi fokus utama pembinaan atlet pelajar di Sulawesi Tengah menuju ajang kualifikasi nasional tersebut.

Menghadapi komposisi zona yang semakin kompetitif, Sulteng dituntut untuk memperkuat pembinaan atlet sejak dini, meningkatkan intensitas kompetisi pelajar, serta memaksimalkan peran BAPOPSI kabupaten dan kota.

Kehadiran provinsi-provinsi baru seperti Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengukur sejauh mana perkembangan olahraga pelajar di Sulawesi Tengah.

Hasil Rakernas BAPOPSI 2025 sendiri menjadi acuan nasional dalam pembinaan olahraga pelajar di seluruh provinsi. Seluruh keputusan yang dihasilkan akan ditindaklanjuti oleh PP BAPOPSI dan dilaporkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai dasar kebijakan ke depan.

Dengan waktu yang masih panjang menuju 2026, Sulawesi Tengah kini dihadapkan pada pekerjaan rumah besar untuk mempersiapkan atlet terbaiknya agar mampu bersaing dan merebut tiket lolos ke POPNAS. (*)