Truestorysport – Timnas Inggris masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup L. Namun, lawan yang akan dihadapi pasukan Thomas Tuchel pada fase gugur sangat bergantung pada hasil pertandingan terakhir fase grup.
The Three Lions mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan berkat dua gol Harry Kane, sebelum bermain imbang tanpa gol melawan Ghana.
Saat ini Inggris dan Ghana sama-sama mengemas empat poin, sementara Panama telah dipastikan tersingkir dari persaingan. Inggris hanya membutuhkan kemenangan atas Panama pada laga terakhir Grup L di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (28/6/2026) dini hari WIB, untuk mengunci status juara grup.
Jika Inggris Juara Grup L
Apabila berhasil finis sebagai juara Grup L, Inggris akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 32 besar yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada 1 Juli 2026.
Sesuai bagan pertandingan FIFA, juara Grup L akan bertemu tim peringkat ketiga terbaik yang berasal dari Grup E, I, J, atau K.
Sejumlah tim yang masih berpeluang menjadi lawan Inggris antara lain:
- Senegal
- Ekuador
- Aljazair
- Republik Demokratik Kongo
Di atas kertas, jalur ini menjadi skenario paling menguntungkan bagi Inggris karena terhindar dari pertemuan lebih awal dengan tim-tim unggulan yang finis sebagai juara maupun runner-up grup.
Jika Inggris Finis Runner-up
Situasi akan jauh lebih sulit apabila Inggris gagal mempertahankan posisi puncak klasemen.
Sebagai runner-up Grup L, Inggris dipastikan menghadapi runner-up Grup K. Posisi tersebut masih diperebutkan Kolombia dan Portugal yang akan saling berhadapan pada laga terakhir fase grup.
Kolombia telah memastikan tiket ke babak gugur setelah meraih dua kemenangan beruntun. Sementara Portugal berada di posisi kedua usai menang telak 5-0 atas Uzbekistan.
Dengan demikian, calon lawan Inggris jika finis sebagai runner-up adalah:
- Kolombia, yang diperkuat Luis Diaz dan Daniel Munoz.
- Portugal, yang masih mengandalkan Cristiano Ronaldo. Sang megabintang baru saja mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda.
Masih Mungkin Finis Peringkat Ketiga
Secara matematis Inggris juga masih bisa turun ke posisi ketiga, meski peluangnya sangat kecil.
Skenario itu hanya terjadi apabila Inggris kalah dari Panama dan Kroasia mampu mengalahkan Ghana. Karena Inggris dan Ghana bermain imbang 0-0 pada pertemuan langsung, penentuan posisi akan ditentukan melalui selisih gol.
Saat ini Inggris memiliki selisih gol +2, sedangkan Ghana +1. Inggris harus kalah dengan margin besar agar selisih golnya berada di bawah Ghana.
Sebagai contoh, jika Inggris kalah 0-3 dari Panama dan Ghana kalah 0-1 dari Kroasia, maka selisih gol Inggris menjadi -1, sedangkan Ghana tetap 0. Kondisi tersebut membuat Inggris turun ke posisi ketiga.
Meski demikian, Inggris masih berpeluang lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Jika skenario tersebut terjadi, lawan mereka di babak 32 besar kemungkinan adalah juara Grup K, yakni Kolombia atau Portugal.
Laga Penentuan
Inggris akan menjalani laga penentuan melawan Panama pada Minggu (28/6/2026) dini hari WIB. Di waktu yang sama, Kroasia menghadapi Ghana dalam pertandingan yang juga menentukan klasemen akhir Grup L.
Sementara itu, duel Kolombia kontra Portugal akan menentukan siapa yang finis sebagai juara dan runner-up Grup K.
Kemenangan atas Panama menjadi jalan paling aman bagi Inggris. Selain memastikan tiket ke babak 32 besar sebagai juara grup, hasil tersebut juga membuka peluang bagi skuad asuhan Thomas Tuchel untuk mendapatkan lawan yang relatif lebih ringan pada fase gugur.