Pelatih Skyflash, Ditya Mahendra, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan konsistensi latihan para pemain.

“Selain latihan rutin, kami terus melakukan dari segi teknik, fisik, stamina, hingga mental bertanding. Pengalaman dari turnamen internasional sebelumnya juga sangat membantu perkembangan ,” ungkapnya.

Saat ini, Palu juga masih berjuang pada kategori 5×5 kelompok dalam yang sama dengan meraih hasil maksimal. Selain itu, tim basket asal Palu lainnya, 168, turut ambil bagian dalam kategori 5×5, menambah daftar wakil daerah yang berkiprah di level internasional.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi bagi -atlet lainnya di Sulawesi Tengah untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah global.