Truestorysport – Bek Leeds United, Pascal Struijk, menyampaikan responsnya terkait wacana dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia yang kini dilatih John Herdman.
Struijk mengaku senang dengan dukungan dan antusiasme suporter Indonesia yang berharap ia memperkuat Garuda, namun saat ini ia masih menaruh fokus pada peluang bermain untuk Timnas Belanda di level senior.
Pemain berusia 26 tahun itu memiliki darah Indonesia melalui ibunya, yang membuatnya eligible secara teknis untuk membela Indonesia apabila melalui proses naturalisasi.
Struijk sendiri tercatat pernah mengenakan seragam Timnas Belanda U-17 pada 2016, tetapi sampai saat ini belum mendapat panggilan untuk tim senior.
Dalam wawancara dengan media Belanda, Struijk mengaku terkesan dengan dukungan fans Indonesia yang sering muncul di kolom komentar akun media sosialnya.
Namun, ia menegaskan bahwa pilihan utama dalam karier internasionalnya tetap adalah membela Belanda.
“Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar… tapi itu bukan sesuatu yang saya fokuskan saat ini,” ujarnya mengutip ESPN
Struijk menegaskan bahwa target utamanya saat ini adalah menyelesaikan musim bersama Leeds United dengan performa sebaik mungkin.
Ia ingin membantu klub bertahan di Premier League dan meraih hasil setinggi mungkin, sambil berharap suatu hari nanti mendapatkan panggilan dari pelatih tim nasional Belanda.
Sebagai bek serbabisa yang tampil reguler untuk Leeds musim ini, Struijk telah tampil dalam banyak pertandingan dan bahkan beberapa kali dipercaya menjadi kapten tim.
Meskipun peluang membela Indonesia secara naturalisasi menarik bagi sebagian suporter, Struijk menegaskan bahwa ia akan tetap fokus pada langkah kariernya saat ini dan berharap kesempatan di Belanda datang suatu hari nanti. (*)