Di Indonesia, teqball mulai berkembang pesat sejak 2020. Hingga 2022, tercatat sebanyak 24 provinsi aktif melakukan pembinaan cabang olahraga ini.
Upaya pemasyarakatan terus dilakukan melalui pengembangan di tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.
Indonesia juga telah memiliki federasi resmi, yakni Pengurus Pusat Indonesia Teqball (PP InaTeq), yang berwenang menaungi atlet serta menerapkan regulasi berstandar internasional.
Selain itu, POTSI yang berada di bawah naungan KONI turut berperan dalam mendukung pembinaan dan kompetisi.
Pencapaian membanggakan turut diraih ketika teqball dipertandingkan pada SEA Games Thailand, di mana atlet Indonesia sukses menyumbangkan medali.
Hal tersebut menegaskan posisi teqball sebagai cabang olahraga potensial yang terus berkembang dan menjanjikan prestasi di masa depan.