Jakarta, – Persatuan Sepak Bola Seluruh (PSSI) secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih , Shin Tae-Yong. Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, , dalam konferensi pers di Jakarta.

“Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan yang disepakati oleh para , komunikasi yang lebih baik, dan implementasi yang lebih efektif untuk Timnas Indonesia,” ujar Erick.

Shin Tae-Yong, pelatih asal Korea Selatan berusia 54 tahun, mulai menangani Timnas Indonesia sejak 2020. Di bawah arahannya, Timnas mengalami lonjakan signifikan dalam peringkat FIFA, dari posisi 174 menjadi 127 dunia.

Namun, Erick menegaskan bahwa pergantian pelatih ini dilakukan untuk mematangkan besar Timnas, yaitu lolos ke Piala Dunia.

“Pergantian ini tidak dilakukan tergesa-gesa. Kami punya waktu dua setengah bulan untuk mengevaluasi. Waktu ini cukup untuk memastikan keputusan yang diambil adalah yang bagi Timnas Indonesia,” jelas Erick.

Selain itu, Erick juga menyoroti isu komunikasi antara Shin Tae-Yong dan beberapa pemain, termasuk pemain naturalisasi, sebagai salah satu alasan perubahan ini.

“Dinamika dari masing-masing indvidu Perlu jadi perhatian. Pelru Dinamika komunikasi ini yang lebih merata. Jadi tidak ada pemain yang terjebak, pemain ini baik dan kurang. Jadi itu bukan adjustment yang baik. Kita lihat tim ini jadi komposisi yang satu,” tambahnya.

PSSI pun kini telah menemukan pengganti Shin Taeyong. Erik mengungkapkan, pelatih baru timnas rencananya akan dikenalkan pada 12 Januari 2025. (*)